Menikah bukan hanya menyatukan kedua insan yang saling mencintai saja melainkan menyatukan hubungan kedua keluarga. Latar belakang keluarga dari istri dan suami pun berbeda dan hal tersebut sering menjadikan permasalahan. Misalnya kebiasaan dari keluarga suami yang harus diikuti oleh istri dan sebaliknya. Namun, hal itu bukanlah masalah besar karena bisa dipelajari tetapi jika kehidupan rumah tangga sudah dicampuri oleh mertua tentu akan menimbulkan masalah bahkan perceraian pun bisa saja terjadi.

Tips Mempertahankan Rumah Tangga yang Sering Dicampuri oleh Mertua

Menyayangi mertua itu hukumnya adalah wajib karena bagaimana pun juga beliau adalah orang tua yang sudah melahirkan dan membesarkan pasangan Anda. Tetapi jika urusan rumah tangga sudah dicampuri oleh mertua, hal ini akan menjadi sedikit berbeda. Percecokan karena hubungan menantu dan mertua yang tidak akur akan menjadi permasalahan dan memicu terjadinya perceraian. Padahal Anda masih cinta dengan pasangan tetapi jika mertua sudah ikut campur, maka hal ini pun bisa membuat Anda menjadi tidak betah. Berikut ini ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan, antara lain adalah:

  1. Tinggal terpisah dengan mertua

Yang sering membuat kehidupan rumah tangga menjadi tidak harmonis adalah masih tinggal satu atap dengan orang tua. Namun tidak semua mertua dan menantu itu selalu bertentangan, ada juga mertua dan menantu yang kompak. Tetapi jika ada mertua yang selalu ikut campur di rumah tangga Anda misalnya tentang masalah keuangan, kebutuhan suami dan lain-lain, maka tips yang ampuh untuk mempertahankan rumah tangga Anda adalah tinggal terpisah dengan mertua. Apabila Anda belum memiliki rumah, dengan mengontrak rumah bisa menjadi solusi terbaik. Jika dengan mengontrak rumah bisa membuat kehidupan rumah tangga Anda menjadi harmonis, kenapa tidak? Jika mertua sudah tua, maka carilah rumah kontrakan yang tidak jauh dari mertua Anda, yang penting Anda tidak tinggal satu atap.

  1. Menentukan batasan terhadap pasangan

Jika pasangan membawa orang tua masuk ke dalam rumah, tentu gerak-gerik Anda menjadi tidak bebas meskipun di rumah sendiri. Anda harus bisa menjaga sikap tentunya, hal ini pun juga harus ditekankan kepada pasangan jika tidak ingin rumah tangganya retak. Anda harus bisa menentukan batasan-batasan tertentu bagi pasangan misalnya tidak boleh merokok di dalam rumah supaya mertua tidak ngomel-ngomel dan usahakan untuk selalu masak di rumah supaya mertua juga tidak bawel supaya tidak dicap sebagai istri yang boros. Intinya Anda dan pasangan harus menentukan batasan atau menjaga sikap masing-masing.

  1. Memahami kondisi mertua

Jika mertua tinggal serumah dengan Anda bukan berarti mereka itu ingin mencampuri urusan rumah tangga. Orang yang bijak tentu bisa memahami kondisi mertua Anda, jika beliau ngotot ingin tinggal serumah, Anda harus memahami apakah di rumahnya, beliau merasa kesepian atau pun kurang mendapatkan perhatian dari anak-anaknya. Jika demikian, maka Anda sebagai pasangan yang baik selalu mengingatkan suami Anda untuk selalu memperhatikan kondisi orang tuanya.

Ketiga tips di atas tersebut merupakan poin penting yang harus Anda lakukan. Jika Anda ingin kehidupan rumah tangga menjadi harmonis dan mertua pun tidak akan pernah merasa menyesal menikahkan anaknya dengan Anda. Yang paling terpenting di sini adalah saling menjaga komunikasi satu sama lain dan juga memahami sikap pasangan masing-masing. Untuk suami, menyayangi dan merawat orang tua utamanya ibu memang wajib tetapi jangan pernah mengesampingkan istri karena istri dan anak sudah menjadi tanggung jawab besar seorang suami. Dan anda juga dapat membaca Tips Memilih Pasangan Hidup Menurut Islam untuk menjadi referensi anda.